Sejenak Bersajak..
Inilah puisi-puisiku yang berantakan tak karuan itu,ada beberapa yang ngopi tapi gax copas lohhh,da juga yang dari temen.. Moga aja ada yang berkenan tuk membacanya.
ini..??
ini apa...??
apa sih..??!
apa ini..!!
apaan.. neh..!!!
apa...?!!!
apa....??!!
ini..??
ini.., goresan tanganku..!!
hanya penulis amatir
penulis itu aku
amatir itu juga aku
menulis aku tahu
kata indah ku tak tahu
ku kan pernah merasa
karyaku dalam cela
itu tak apa tak mengapa
ku kan terbiasa
ku sekedar menyapa huruf demi kata
menjelma kalimat tak bermakna
paragraf tak memesona mata pembaca
terkutip dalam cerita biasa saja
ku bukanlah penyair
bukan pula penyihir
ku hanya penulis amatir
yang tak pandai berpikir
dalam awal, dalam akhir
kata
kata terindah
adalah kata yang mengalir begitu saja
menyentuh hati yang perasa
seperti aliran air
seperti gerak udara
yang takkan sirna
dihantam masa
membeli senja
wajah cilik rupanya
dimana beban tak ada
ombak kecil menyapa
angin semilir menerpa
disambut dedaun kelapa
senyum tawa riang bahagia
menjiwa dalam hati dan mata
pantai kian memesona
membeli senja
cinta tetap menyapa
dunia ini nyata
tambah terasa saja
karena ada cinta
bersemayam dalam dada
yang kan tetap terasa
kan terjaga baik saja
sampai tutup usia
cinta tetap menyapa
apa cinta kan tiada
tiada kata terucap
menelusuri detik cinta
tiada kalimat tertulis
menjamah ruang cinta
tiada cerita terlukis
menyelami kisah cinta
apa cinta kan tiada??
apa cinta kan sirna??
apa cinta kan terhapus??
apa cinta kan terlepas??
apa cinta kan terhempas begitu saja?!
aku kelabu
aku ini kelabu
hitam ada didiriku
putih pun ada di diriku
aku tak tahu
berapa kadar hitamku
berapa kadar putihku
bentuk kelabuku
apa kelabuku itu
didominasi oleh hitamku??
didominasi oleh putihku??
hm.. kubertanya ingin tahu
tapi rasanya aku tahu
hitam lebihi separuh kelabuku
sungguh kurasa itu
ada harap tuk jadi putih
setidaknya ku tak ragu
pacu putih kelabuku
Ya Allah pintaku satu sekarang
Ya Allah..., Ya Rabb...
kumemohon padaMu
sebening jiwa
sejernih pikir
pintaku satu sekarang
jadikanlah aku
seorang pemimpin baik
setidaknya bagi diriku
bagi jiwaku
bagi hatiku
bagi pikirku
bagi ragaku
dan bagi apa pun itu
yang Kau titipkan padaku
untuk selalu kujaga kupelihara
dan suatu saat nanti
kala ku tak lagi sendiri
ada pendamping hidup di sisiku
jadikanlah aku
seorang pemimpin baik lagi
suami yang baik tuk istri
ayah yang baik buat putra putri
dan dimana aku dipercaya
oleh beberapa orang atau lebih
jadikanlah aku
seorang pemimpin baik juga
yang mampu bersikap bijak
Ya Allah, Ya Rabb
pintaku satu sekarang
jadikanlah aku
seorang pemimpin baik
dzyemtri.muharram@gmail.com
aku bau neraka
kucucurkan air mata
bajuku bau neraka
badanku bau neraka
pastinya kan masuk neraka
Ya Allah, ku banyak dosa
yang melekat dalam raga
tak bisa terlepas begitu saja
tapi ku mesti bisa melepasnya
Ya Allah, bimbing aku kala senja
ingatkan aku dikala lupa
ku tak mau masuk neraka
ku hanya ingin masuk surga
kupinjam hatimu
kupinjam hatimu
yang kan kusimpan
dalam lemari
rongga-rongga dadaku
yang kan kujaga
kan kupelihara
dan takkan kulenyapkan
atmosfir cinta selimuti hati
walau lahar panas terus mengalir
telusuri celah hatimu dan hatiku
tetap, akan kubentangkan jembatan panjang
menyatukan hatimu dan hatiku
inilah aku
inilah aku
seorang manusia biasa
kayak kamu juga
namun aku bukanlah kamu
aku adakah aku
aku yang sarat noda
dalam dada dalam raga
aku yang tak luar biasa
aku yang biasa saja
tampil apa adanya
tak ada yang istimewa rasanya
cukup itu saja
tanpa titik tanpa koma
namun tanda tanya
entah kau mau bilang apa..
hidup penuh duka
hidup tak terasa sedap
pahiitt.. melebihi empedu
tangan kadang tak sampai
menyentuh indra perasa
menghantarkan menu utama
hari-hari mendulang air mata
hari-hari menahan perih di dada
hari indah itu tak ada
hari duka selamanya
hati-hati menjaga hati..
hati-hatilah menjaga hati
walau hati tak pernah bisu
namun hati kerap kali buta
oleh harta.. oleh tahta..
atau pun apa ... [oleh wanita.. :D]
iloe coba rasain tu "narkoba"
narkoba bikin loe fly alias terbang...
saking tingginya loe terbang...
ketika loe terjatuh, loe kan rasain coba...
betapa sakitnya, betapa ngerinya tu narkoba...
dunia maya
dunia maya itu tak nyata
tapi jelas nyata ada
tak seperti dunia nyata
yang jelas-jelas nyata-nyata ada
yang terlihat tak tentu benar adanya
yang terdengar tak tentu benar adanya
yang terbaca tak tentu benar adanya
yang tertulis pun tak tentu benar adanya
bagaimana dengan dunia nyata??
rasanya 'rada-rada' sama
dunia maya itu tak nyata
tapi jelas nyata ada
sudah seminggu ku tak menyapa
buat kumerindu saja..
hey.. apa ada luna maya
di dunia maya???
pastinya "ada" katanya
tak hanya di dunia nyata..
coba menyapa kata
hey kau yang hanya bisa
yang terbiasa
membentak kata
mencaci-maki kalimat
meneror paragraf
bahkan memenjara cerita
dalam sel beribu tanya
tidakkah kau rindu
untuk mau mencoba
sekali ini saja
menyapa kata
membelai kalimat
menyanjung paragraf
dan tak hentinya
tuk menjunjung cerita
walau sedikit tak berharga
tapi akan sangat bermakna
dalam hari sarat suasana
rindu
ketika kau tak di sini
ku slalu ucapkan RINDU
Rangkaian
Indah
Nada-nada
Dalam dada
Untuk dirimu
karena aku cintai kamu
teracuni dengan kata
kau racuni lihatku dengan kata
dengarku kau racuni dengan kata
racuni lagi ucapku dengan kata
racuni nafasku dengan kata
lantas kau racuni pikirku dengan kata
seterusnya kau racuni rasaku dengan kata
jiwaku kau racuni juga dengan kata
bahkan gerakku kau racuni dengan kata
aku tahu...
racun itu sebuah kata
kata yang bermakna
atau pun tiada bermakna
sungguh kuteracuni dengan kata
tak malihat itu..
tak malihat itu menyakitkan..
tak melihat itu menyedihkan..
tak melihat itu serasa tiap hari malam..
tak melihat itu gelap buatku geram..
semua itu benar..
benarkah??..
kata siapa??!..
tentu tidak kataku..
tak malihat itu anugrah..
tak melihat itu indah..
tak melihat itu masih bisa rasakan siang..
tak melihat itu tak begitu gelap cukup terang..
bersyukur.. itu hanya gelap mata..
bagaimana kalau itu gelap hati??!..
mungkin semua kan binasa..
semua kan sia-sia saja...
mereka bangsa terhina
ini memang perang
menentang kekejian bangsa pendosa
kejahatan kemanusiaan yang dikutuk bangsa lainnya
mereka yang tak kusebut namanya
ku tak sudi mengucapkannya
mereka penyebab banyak derita di pelestina
peluru membabi buta
merenggut anak tak berdosa
sungguh kungeri mendengarnya
ada kalanya peluru menembus dada
pejuang-pejuang di sana
walau nyawa tak lagi ada
senyum kan memesona kala tutup mata
saudaraku yang di sana
genggam cengkram senjata
desingkan peluru pada mereka
walau di sini ku hanya bisa berdo'a
stresss...
apa ku mesti ngeganja
dan candu shabu
kala hati duka
dan jiwa lesu
apa kulahap butiran ekstasi
akhiri kenangan indah itu
apa ambil saja pisau
buat bunuh semua masalahku...
bagaimana kawanku..???
say no to puzing
say no to ambil puzing
say no to bikin puzing
say no to dibikin puzing
siapa yang hanya..
siapa yang hanya..
berkata tanpa makna
berujar tanpa malu
berjalan tanpa langkah
bersatu tanpa tuju
siapa itu??
itu bukanlah aku..
lalu siapa yang hanya..
mencinta tanpa hati
membenci tanpa henti
siapa itu??
itu juga bukan aku..
kamu tahu siapa itu..???
karyaku bebas
karyaku bebas lepas
tiada batas
membentur cadas
semua terampas terhempas
pandang tak pantas
bebasku berlalu
tersapu nafsu
yang tak menentu
bahkan menipu
itu, ku tak mau
jangan tanam benci berlebih
suatu saat tertanam dalam hatimu segelintir rasa benci
yang terus kau pelihara dengan satu ton pupuk iri dengki
dan kau kembangbiakkan, kau sebar
hingga tumbuh berbunga dendam berbuah pembalasan
yang selanjutnya kau tebar pada setiap hati yang lain
tanpa rasa peduli, yang ada hanya kebencian
seperti yang telah kau tanam dalam hati
kebencian yang sebenarnya merupakan kekosongan hati
semata
sesekali datang padamu hadiah perdamaian, persahabatan,
dan ketenangan
tapi terus-menerus kau ‘deny’, kau ‘remove’, sampai kau ‘kill’
bagai virus yang teramat sangat membahayakan sistem
produksi kebencian yang kau banggakan
namun setelah sekian lama kau pun tersadar
dan memang kau harus segera menyadarinya
bahwa yang kau tebar dan kau tanam itu hanya buat hatimu
dan hati yang lain resah
jadi apa yang kau lakukan waktu-waktu itu
hanyalah menghunus pedang, yang lantas kau tancapkan
pada dadamu sendiri dan dada yang lain pula
kau menggenggam anak panah yang berlumur darah
yang telah kau cabut setelah kau sengaja mengarahkannya
tepat pada saudara, teman dan orang lain hingga menembus
jantung-jantung mereka
lalu, dengan sengaja pula menusukkannya pada jantungmu
dengan tangan sendiri
karena kau sadar dan menyesalinya, bahwa kebencian itu
taklah seharusnya kau kembangkan
janganlah kita tanam rasa benci yang berlebih
hingga itu berbunga dendam yang tak berkesudahan
jagalah peace, love, unity, respect, buat hidup lebih berguna
cita bagaikan buah
cita-cita bagaikan buah
yang menggantung di tangkai
sebuah pohon tinggi
mesti berusaha tuk meraihnya
buah muda awal cita-cita kita
menunggu dan tak hanya menunggu
hari demi hari malam maupun siang
dengan belajarlah, bekerjalah, atau apalah..
buah manis dan masak mungkin akhir cita-cita kita
tangan pun rasanya ingin segera memetiknya
namun tangan tak sampai menggapainya
biarkan saja buah terjatuh dengan sendirinya
akankah biarkan buah matang dan terjatuh
jadi, tak usah bersusah payah mendapatkannya
namun.., tak mau buah terjatuh karena busuk
terjatuh membentur tanah hingga rusak
kita mesti berusaha tuk meraihnya
buah yang manis dan masak itu
walau tangan tak sampai menggapainya
kita butuh sesuatu tuk meraihnya
sebatang bambu mungkin cukup tuk menggapainya
memetik buah manis dan masak itu
walau tangan tak sampai menggapainya
arti dalam hati
kita jalani hidup ini
yang sulit tuk ditebak
dengan membawa sedikit rasa
suatu hal akan menarik
ikuti gerak udara
ikuti aliran air
bila hati kita terpaut
pada sebuah arti
terketik dalam hati
makna cinta abadi